Tunjangan anak istri bagi PNS akan dihapus dan diganti dengan tunjangan kinerja PNS tahun 2015. Hal ini diubahsuaikan dengan UU ASN Aparatur Sipil Negara dan juga klarifikasi dari Kementrian PAN-RB terkait dengan keterangan pemberitaan penghapusan tunjangan bagi istri dan anak PNS.

Seperti pemberitaan dan keterangan yang dilansir dari jpnn.com bahwasannya dengan adanya UU Aparatur Sipil Negara (ASN) berimbas pada sistem penggajian PNS.

Selama ini PNS menemukan honorarium dari kegiatan-kegiatan di luar kiprah pokoknya dan sekarang seluruhnya dipangkas.

Tunjangan anak istri bagi PNS akan dihapus dan diganti dengan tunjangan kinerja PNS tahun  Tunjangan Anak Istri PNS Dihapus Diganti Tunjangan Kinerja

"PNS tidak sanggup lagi menemukan honor untuk kegiatan-kegiatan luar kantor. Ini sesuai amanat UU ASN," tegas Subowo Joko Widodo selaku dari ajun deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di saat menemukan kunjungan DPRD Kabupaten Malang, di Kemenpan-RB, Jakarta.

"Tunjangan anak dan istri, tunjangan jabatan pns dihapus dan tidak ada lagi. Semuanya disatukan di tunjangan kinerja,". Untuk tunjangan kemahalan pns, akan diubahsuaikan dengan ongkos hidup di tempat masing-masing.

Sedangkan tunjangan kinerja pns merupakan dijumlah menurut pada grade sehingga meski sama-sama kalangan kepangkatan, belum pasti tunjangan kinerjanya sama.

Sistem Penggajian PNS Tunggal Single Salary


Berikut keterangan yang didapat dan dilansir dari bkn.go.id kantor regional 1 Yogyakarta dengan judul pemberitaan honor PNS dirancang single salary.

Berdasarkan PP No.7 Tahun 1977 tentang Gaji PNS, penghasilan sah yang diterima seorang pegawai negeri sipil berisikan :
  • Gaji Pokok.
  • Kenaikan Gaji Berkala.
  • Kenaikan Gaji Istimewa.
  • Gaji Tunjangan PNS.
  • Honorarium.
Dalam implementasinya, metode penggajian ini masih menyisihkan beberapa permasalahan alasannya besaran honor yang diberikan dicicipi kurang menyanggupi unsur kehidupan layak, honor PNS kurang kompetitif dan tidak menyanggupi prinsip “equity”.

Kondisi tersebut menyediakan pengaruh kurang memotivasi pegawai untuk melakukan pekerjaan secara kompetetif alasannya variabel penggajian cuma menimbang-nimbang masa kerja dan kalangan ruang.

Selain itu, tunjangan (jabatan struktural) lebih besar dari honor pokok sehingga di saat seorang pegawai pensiun, maka akan terjadi penurunan penghasilan yang sungguh signifikan alasannya besaran pensiun didasarkan pada honor pokok.

Untuk melakukan perbaikan, maka BKN tengah melakukan focus group discussion (FGD) draft penataan metode penggajian sumbangan tunjangan dan akomodasi PNS menuju pada metode yang adil dan layak, yang menurut tugas, tanggung jawab, beban kerja serta kinerja dengan metode single salary.

Tunjangan anak istri bagi PNS akan dihapus dan diganti dengan tunjangan kinerja PNS tahun  Tunjangan Anak Istri PNS Dihapus Diganti Tunjangan Kinerja

Dalam system penggajian tunggal berikut klarifikasi Eko Prasojo selaku Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ada dua elemen single salary yakni :
  • Gaji pokok (75 persen).
  • Capaian kinerja (25 persen).
Gaji pokok berbasis beban kerja, tanggung jawab jabatan, dan resiko. Adapun pencapaian kinerja menurut kinerja menurut kinerja individu.

Pemberlakuan metode penggajian tunggal itu, menurut Eko, akan bikin sistem remunerasi PNS menjadi transparan. Tidak aka nada lagi pegawai negeri sipil yang gajinya kecil, tapi take home pay besar.

Selain memperbaiki system penggajian, sesuai undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, eselon tiga dan eselon empat juga akan dievaluasi. Pada tataran itu akan didorong untuk diciptakan tenaga-tenaga fungsional yang professional.

Tunjangan Kinerja PNS ASN Tahun 2015


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan sedang mengkaji sumbangan tunjangan pada Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, tunjangan tersebut akan diberikan secara pilih-pilih terhadap ASN yang mempunyai kinerja baik guna bikin birokrasi yang lebih produktif.

Yuddy mengatakan, selama ini ukuran tanjungan masih dilihat pada ukuran institusional. Ke depan, tunjangan cuma diberikan terhadap tiap individu.

"Ke depan remunerasi PNS 2015 inovatif menyaksikan per individu jikalau di unit organisasi bolos jam 08.00 WIB hingga 16.00 WIB ilham banyak, inovatif mencurahkan waktu mesti dihargai," kata beliau seumpama keterangan yang dilansir dari liputan6.com di Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Tunjangan anak istri bagi PNS akan dihapus dan diganti dengan tunjangan kinerja PNS tahun  Tunjangan Anak Istri PNS Dihapus Diganti Tunjangan Kinerja

Yuddy mengatakan, sumbangan tunjangan tersebut sesuai dengan arah Presiden Joko Widodo mengenai kemakmuran ASN. Untuk langkah tersebut, beliau menyampaikan akan melakukan uji coba pada kementerian yang dipimpinnya itu.

"Tahun ini melakukan uji coba remunerasi aktif ini dilakukan Kementerian PAN RB, deputi, eselon I, ke bawah dan seterusnya," imbuhnya.

Dia menuturkan, sumbangan tunjangan tersebut sanggup seumpama tunjangan kesehatan. Tak sekadar itu, tunjangan juga sanggup sumbangan peluang berlibur.

Apakah nantinya ini akan diberlakukan juga pada remunerasi kementrian kesehatan kemenkes 2015, remunerasi kementrian pendidikan dan kebudayaan kemendikbud 2015, remunerasi kementrian aturan dan ham kemenkumham 2015, remunerasi kementrian keuangan kemenkeu 2015 dan kementrian lainnya, kita tunggu saja informasinya.